Bidang Perkebunan

Bidang Perkebunan mempunyai tugas perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengoordinasian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan meliputi produksi perkebunan, perbenihan dan perlindungan tanaman, serta pengolahan dan pemasaran hasil.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Bidang Perkebunan menyelenggarakan fungsi :

  1. penyusunan rencana dan program kerja bidang perkebunan;
  2. perumusan kebijakan teknis bidang perkebunan;
  3. pelaksanaan bimbingan dan pengendalian teknis bidang perkebunan;
  4. pengelolaan administrasi bidang perkebunan; dan
  5. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh pimpinan terkait dengan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Perkebunan mempunyai uraian tugas :

  1. merumuskan program dan rencana kerja Bidang Perkebunan berdasarkan rencana strategis dinas sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. melaksanakan koordinasi dengan  unit  kerja  dinas  agar  terwujud sinkronisasi pelaksanaan tugas dinas;
  3. mendistribusikan tugas dan menyelia tugas bawahan sesuai dengan fungsi dan kompetensi bawahan dengan prinsip pembagian tugas habis;
  4. merumuskan kebijakan teknis  di  bidang  perkebunan  yang  meliputi perbenihan, perlindungan tanaman, produksi, sarana prasarana, pengolahan dan pemasaran perkebunan;
  5. melaksanakan koordinasi di bidang perkebunan yang meliputi perbenihan, perlindungan tanaman, produksi, sarana prasarana, pengolahan dan pemasaran perkebunan;
  6. melaksanakan kebijakan teknis di bidang perkebunan yang meliputi perbenihan, perlindungan tanaman, produksi, sarana prasarana, pengolahan dan pemasaran perkebunan;
  7. menyelenggarakan bimbingan teknis di bidang perkebunan yang meliputi perbenihan, perlindungan tanaman, produksi, sarana prasarana, pengolahan dan pemasaran perkebunan;
  8. mengendalikan pelaksanaan program di bidang perkebunan yang meliputi perbenihan, perlindungan tanaman, produksi, sarana prasarana, pengolahan dan pemasaran perkebunan;
  9. melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan di bidang perkebunan yang meliputi perbenihan, perlindungan tanaman, produksi, sarana prasarana, pengolahan dan pemasaran perkebunan;
  10. menilai dan mengevaluasi kinerja bawahan untuk memacu prestasi kerja;
  11. menyampaikan saran dan   masukan   kepada   pimpinan   untuk bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  12. melaporkan pelaksanaan tugas sebagai wujud pertanggungjawaban; dan
  13. melaksanakan tugas kedinasan lain atas perintah pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

Seksi Produksi Perkebunan

Seksi Produksi Perkebunan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan meliputi produksi perkebunan meliputi teknologi budidaya dan sarana prasarana perkebunan.

Kepala Seksi Produksi Perkebunan mempunyai uraian tugas :

  1. menyiapkan bahan program kerja Seksi Produksi Perkebunan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. melakukan koordinasi dengan unit kerja dinas agar terwujud sinkronisasi pelaksanaan tugas dinas;
  3. mendistribusikan tugas  dan  menyelia tugas  bawahan  sesuai  dengan fungsi dan kompetensi bawahan dengan prinsip pembagian tugas habis;
  4. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan peningkatan mutu, produksi , tekonologi budidaya, dan sarana prasarana perkebunan;
  5. menyiapkan bahan  koordinasi  peningkatan  mutu, produksi,  teknologi budidaya dan sarana prasarana perkebunan;
  6. menyiapkan bahan  rencana  tanam,  produksi,  penyediaan  lahan,  jalan produksi dan sumber air untuk tanaman perkebunan;
  7. menyiapkan bahan bimbingan teknis peningkatan mutu, produksi, penerapan  teknologi budidaya  perkebunan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan, pemanfaatan dan pemantauan sumber-sumber air, air permukaan dan teknologi irigasi air permukaan untuk tanaman perkebunan;
  8. menyiapkan bahan pengawasan, pemantauan dan pelaporan penggunaan pupuk dan pestisida perkebunan;
  9. menyiapkan bahan penyusunan  peta  pengembangan, rehabilitasi, konservasi, optimalisasi dan pengendalian lahan perkebunan;
  10. menyiapkan bahan pengembangan tata ruang da tata guna lahan perkebunan;
  11. menyiapan bahan bimbingan, fasilitasi dan pelayanan investasi, pembiayaan, pengembangan usaha dan kemitraan perkebunan;
  12. menyiapkan bahan  pemantauan,  evaluasi  dan  pelaporan  kegiatan peningkatan mutu, produksi, tekonologi budidaya, dan sarana prasarana perkebunan;
  13. menilai dan mengevaluasi kinerja bawahan untuk memacu prestasi kerja;
  14. menyampaikan saran   dan   masukan   kepada   pimpinan   untuk bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  15. melaporkan pelaksanaan tugas sebagai wujud pertanggungjawaban; dan
  16. melaksanakan tugas kedinasan lain atas perintah pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman

Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan meliputi perbenihan dan perlindungan perkebunan.

Kepala  Seksi  Perbenihan  dan  Perlindungan  Tanaman  mempunyai  uraian tugas :

  1.  menyiapkan bahan  program  kerja  Seksi  Perbenihan  dan  Perlindungan Tanaman sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. melakukan koordinasi dengan unit kerja dinas agar terwujud sinkronisasi pelaksanaan tugas dinas;
  3. mendistribusikan tugas dan   menyelia tugas bawahan sesuai dengan fungsi dan kompetensi bawahan dengan prinsip pembagian tugas habis;
  4. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan perbenihan dan perlindungan perkebunan meliputi perencanaan kebutuhan benih dan pengembangan varietas unggul di bidang perkebunan;
  5. menyiapkan  bahan  penyediaan  dan  pengawasan  peredaran/penggunaan benih tanaman perkebunan;
  6. menyiapkan  bahan  bimbingan  produksi  benih  dan  kelembagaan  benih  di bidang perkebunan;
  7. menyiapkan bahan pemberian rekomendasi pemasukan dan pengeluaran benih yang beredar di bidang perkebunan;
  8. menyiapkan  bahan  pengendalian,  pemantauan,  bimbingan  kelembagaan, operasional pengamatan dan peramalan OPT di bidang perkebunan;
  9. menyiapkan bahan sekolah lapang pengendalian hama penyakit terpadu dibidang perkebunan;
  10. menyiapkan bahan penanggulangan dampak perubahan  iklim dan bencana alam perkebunan;
  11. menyiapkan bahan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan peningkatan  mutu,  produksi,  tekonologi  budidaya  dan  sarana  prasarana perkebunan;
  12. menilai dan mengevaluasi kinerja bawahan untuk memacu prestasi kerja;
  13. menyampaikan saran   dan   masukan   kepada   pimpinan   untuk bahanpertimbangan  pengambilan kebijakan;
  14. melaporkan pelaksanaan tugas sebagai wujud pertanggungjawaban; dan
  15. melaksanakan tugas kedinasan lain atas perintah pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.

Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil

Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan meliputi pengolahan, pengembangan mutu hasil dan pemasaran.

Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil mempunyai uraian tugas :

  1. menyiapkan bahan program kerja Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. melakukan koordinasi dengan unit kerja dinas agar terwujud sinkronisasi pelaksanaan tugas dinas;
  3. mendistribusikan tugas dan menyelia tugas bawahan sesuai dengan fungsi dan kompetensi bawahan dengan prinsip pembagian tugas habis;
  4. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan pengolahan, pengembangan mutu hasil dan pemasaran;
  5. menyiapkan bahan koordinasi dan  pendampingan pengolahan, pengembangan mutu hasil dan pemasaran;
  6. menyiapkan bahan analisis pengolahan, pengembangan mutu hasil dan pemasaran;
  7. menyiapkan bahan bimbingan  teknis  pengembangan  unit  usaha perkebunan,  pengolahan  dan  pemasaran  hasil  kepada  petani  pelaku usaha agribisnis perkebunan;
  8. menyiapkan bahan penyusunan kebutuhan dan penyediaan  alat pengolahan hasil perkebunan;
  9. menyiapkan bahan penyusunan dan penerapan cara produksi pangan olahan yang baik (PPOB) dan pemberian surat  keterangan kelayakan pengolahan (SKKP/SKP) di bidang perkebunan;
  10. melakukan fasilitasi promosi produk, pelayanan dan pengembangan informasi pasar di bidang perkebunan;
  11. melakukan penyiapan  bahan pemantauan, evaluasi  dan pelaporan kegiatan dibidang pengolahan, pengembangan mutu hasil dan pemasaran;
  12. menilai dan mengevaluasi kinerja bawahan untuk memacu prestasi kerja;
  13. menyampaikan saran dan masukan kepada pimpinan untuk bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
  14. melaporkan pelaksanaan tugas sebagai wujud pertanggungjawaban; dan
  15. melaksanakan tugas kedinasan lain atas perintah pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.