Di Kabupaten Cilacap pengembangan tanaman pala di mulai sejak tahun 1980-an di Kecamatan Dayeuhluhur yang dibawa oleh penduduk setempat dari Bogor, kemudian menyebar ke wilayah Kecamatan Wanareja, Majenang dan Cimanggu. Komoditas Pala sangat baik dikembangkan pada lokasi dengan ketinggian 300 meter diatas permukaan laut utamanya pada daerah dengan suhu udara cukup sejuk. Pengembangan tanaman Pala di Kabupaten Cilacap pada tahun 2015 tersebar pada 5 Kecamatan yaitu Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, Cimanggu dan Karangpucung seluas 840,65 Ha, dengan rincian tanaman belum menghasilkan (TBM) seluas 804 Ha, tanaman yang sudah menghasilkan (TM) seluas 34,90 Ha dan tanaman tidak menghasilkan/tanaman rusak (TT/TR) seluas 1,75 Ha. Dari luasan tanaman yang sudah menghasilkan tersebut diperoleh produk berupa buah basah sebanyak 6,93 Ton, tersaji dalam tabel dibawah:

KECAMATAN LUAS (Ha) PRODUKSI
TBM TM TT/TR JUMLAH Buah basah (Ton)
1 2 3 4 5 6
1 DAYEUHLUHUR 283.70 12.50 0.75 296.95 2.49
2 WANAREJA 189.50 189.50
3 MAJENANG 68.00 7.60 1.00 76.60 1.50
4 CIMANGGU 232.00 13.80 245.80 2.75
5 SIDAREJA
6 CIPARI
7 KEDUNGREJA
8 PATIMUAN
9 GANDRUNGMANGU
10 KARANGPUCUNG 28.30 1.00 29.30 0.20
11 BANTARSARI
12 KAWUNGANTEN
13 JERUKLEGI
14 KESUGIHAN 2.50 2.50
15 MAOS
16 SAMPANG
17 ADIPALA
18 KROYA
19 BINANGUN
20 NUSAWUNGU
21 CILACAP UTARA
22 CILACAP SELATAN
23 CILACAP TENGAH
24 KAMPUNG LAUT
JUMLAH 804.00 34.90 1.75 840.65 6.93

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here